Pantai Gesing: Rute Menuju Lokasi Dan Harga Tiket Masuk

3 min read

D.I. Yogyakarta atau lebih akrab dipanggil Jogja, adalah sebuah provinsi istimewa yang memiliki sejarah serta bentang alam menarik. Menjadi tempat kedudukan salah satu kesultanan yang masih aktif serta diapit oleh pegunungan dan lautan. Berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dengan sisi barat berada di kaki Gunung Merapi dan sisi barat adalah daerah karts, menjadikan provinsi ini memiliki deret garis pantai yang menjadi destinasi wisata, salah satunya Pantai Gesing.

Tempat wisata ini berlokasi di Dusun Panjoro Mulyo, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunung Kidul. Masih berada pada garis pantai yang sama dengan pantai-pantai wisata lain di dekatnya, seperti Pantai Pundong, Grigak, Ngunggah, Kesirat, serta Wohkundu. Lokasi ini berjarak sekitar 35 – 40 kilometer dari Kotagede.

Harga Tiket Masuk Obyek Wisata Pantai Gesing

Dibandingkan dengan obyek wisata pasir pantai putih lain, Pantai Gesing masih bisa dikatakan sebagai the new gem. Lokasi ini lebih terkenal di kalangan para pemancing, karena memang menjadi lokasi memancing yang sangat strategis. Keberadaan batuan karang banyak di pantai ini menjadi rumah tinggal banyak ikan.

Obyek ini belum secara resmi dikelola sebagai tempat wisata oleh pemerintah setempat. Masyarakat setempat berswadaya dalam mengelola tempat dengan menarik biaya tiket masuk sebesar 5.000 rupiah untuk setiap orangnya. Sementara itu, untuk biaya parkir dikenakan tarif sebesar 2.000 rupiah per kendaraan.

Pantai ini sebelumnya dimanfaatkan oleh nelayan sebagai lokasi melabuhkan kapal. Kondisi geografis pantai yang berada di sebuah teluk kecil menjadi alasannya. Selain itu, dia buah batu karang besar yang seolah menjadi pintu masuk dari arah laut pun turut berperan dalam memecah gelombang. Dengan begitu ombak besar akan berkurang kekuatannya sebelum sampai ke bibir pantai.

Rute Menuju Lokasi Wisata Pantai Gesing

Jika datang dari arah Kota Jogja, ada dua alternatif jalur yang dapat ditempuh. Pertama yaitu jalur Imogiri dan kedua jalur Wonosari. Jalur Imogiri – Panggang lebih disarankan karena perjalanan yang relatif lebih singkat dan akses jalan lengang. Apabila menggunakan jalur Wonosari, maka diharuskan untuk memutar kota Wonosari yang menjadikan jarak tempuh menjadi lebih panjang.

Waktu tempuh yang dibutuhkan berkisar antara satu sampai dua jam, tergantung pada jalur yang dipilih serta padatnya kendaraan. Perjalanan menuju ke Pantai Gesing sebaiknya dilakukan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini dikarenakan akomodasi transportasi umum yang ada belum menunjang.

Perlu diingat agar selalu berhati-hati dalam perjalanan, karena medan jalan yang naik turun dan berkelok serta di beberapa titik belum beraspal. Apabila GPS tidak berfungsi, jangan merasa panik atau cemas. Begitu sudah tiba di Panggang, ada papan penunjuk arah yang akan mengarahkan sampai ke pantai.

Obyek Wisata Pantai Gesing

Akan tetapi, melihat arah perkembangan yang terjadi, rasanya bukan tidak mungkin jika lokasi ini akan menjadi sebuah primadona wisata. Khususnya bila pemerintah setempat memberikan perhatian yang semestinya. Berikut adalah beberapa alasan kenapa pantai ini layak untuk dijadikan sebagai destinasi kunjungan:

1. Surga Bagi Pemancing

Sebelum banyak dikunjungi oleh wisatawan seperti sekarang, Pantai Gesing lebih populer di kalangan para pemancing. Diduga kabar akan keindahan pantai ini pun awalnya diberitakan oleh mereka. Terlebih dengan banyaknya media sosial, asalkan tampak bagus dalam lensa kamera sudah dapat dikategorikan menjadi lokasi wisata.

Ditambah lagi lokasi ini pun relatif lebih tenang karena belum banyak wisatawan yang datang dibandingkan dengan obyek pantai terkenal di Gunung Kidul lain. Mungkin inilah yang membuat para pemancing terlalu merasa sayang untuk merahasiakan tempat ini.

2. Touring Pantai Gunung Kidul

Pantai Gesing berada di garis pantai yang sama dengan pantai-pantai lain yang mulai ramai didatangi wisatawan. Sebuah perencanaan yang sustainabel dapat disusun dengan menjadikan deretan pantai tersebut sebagai rangkaian obyek wisata yang saling berkaitan. Dapat dilakukan dengan cara membuat paket tour khusus untuk mengunjungi semua gugus pantai yang ada.

Mendatangi pantai ini dapat sekaligus mendatangi pantai-pantai lain di deret pantai gunung kidul yang lain. Dengan sekali jalan, akan ada beberapa pantai yang bisa dikunjungi sekaligus.

3. Terdapat Warung Jajanan, Warung Makan Dan Toilet Umum

Dalam ilmu penataan kawasan, aktivitas perdagangan dan jasa akan muncul mengikuti aktivitas lain. Pada contoh kasus ini, aktivitas wisata yang terjadi akan menarik masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan dasar wisatawan. Dimulai dengan hal sederhana seperti membuka warung jajanan, warung makan, hingga menyediakan jasa toilet umum.

Ketika sudah semakin ramai, investor pun akan merasa kawasan memiliki potensi dan mendirikan restoran, penginapan, hingga hotel. Hal ini sudah terbukti terjadi di pantai ini, di mana wisatawan tak perlu disulitkan lagi mencari tempat makan. Selain itu, penginapan dan hotel yang tak jauh dari sana pun sudah ada.

4. Instagramble Spots

Bagi masyarakat milenial, apalagi yang lebih penting dari eksis di sosial media? Posting di Instagram menjadi sebuah kebutuhan wajib yang tak boleh ketinggalan. Datang ke tempat-tempat berpemandangan memukau demi memanjakan mata para follower.

Lokasi pantai ini masih memiliki keindahan alam yang asli dan belum banyak tersentuh tangan manusia, kalau dalam bahasa Inggris, disebut rugged beauty. Tak ada yang dapat mengalahkan keindahan alam dan membagikan gambar pantai ini melalui feed Instagram adalah keharusan. Terlebih lagi, mengambil gambar dari segala sudut akan tetap tampak indah.

5. Surga Bagi Pecinta Fotografi

Lain lagi ceritanya bagi yang hobi fotografi alam. Secara sederhana, lokasi ini tak memiliki cacat dan merupakan karya masterpiece dari Kuasa dari segala sudut. Fotografer yang berada di sekitar Jogja, sebaiknya coba datang mengunjungi tempat ini dan buktikan kebenarannya.

Mulai dari sudut pandang dari arah laut maupun ke arah laut, keduanya sama-sama memukau. Terlebih aktivitas masyarakat setempat sebagai nelayan juga dapat menjadi obyek foto yang tak biasa. Selain itu, lokasi yang biasanya menjadi titik pemancingan pun tak kalah indahnya untuk diabadikan.

6. Kuliner Khas Pantai Yang Tak Tertandingi

Saat datang ke pantai, hal penting lain yang biasanya dituntut adalah kuliner khas pantai. Di sini, warung-warung makan yang ada menyajikan hasil olahan laut segar asli tangkapan nelayan setempat. Berbagai masakan seafood segar dapat ditemukan dan tentu saja memiliki harga yang terjangkau.

Tak hanya itu saja, sebagai lokasi melabuhkan kapal nelayan, di sini pun terdapat tempat pelelangan ikan (TPI). Apabila tertarik untuk membawa oleh-oleh, bisa mampir sebenar dan membeli tangkapan nelayan. Berbelanja ikan di TPI biasanya tidak dihitung berdasarkan timbangan per kilogram, melainkan berdasarkan satuan atau bahkan ukuran keranjang. Hal ini dapat menjadi sebuah pengalaman mengasyikkan.

Mayoritas pengunjung Pantai Gesing adalah wisatawan domestik yang didominasi oleh generasi muda. Mungkin ini disebabkan karena informasi mengenai lokasi ini kebanyakan ditemukan melalui media sosial. Jika semakin banyak yang datang, tak mustahil pantai ini akan menjadi obyek wisata andalan Gunung Kidul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *