Pantai Jakat: Rute Menuju Lokasi Dan Harga Tiket Masuk

3 min read

pantai jakat

Menjadi sebuah negara kepulauan, Indonesia dianugerahi dengan garis pantai yang seolah tak berujung. Banyak obyek wisata alam berupa pantai dengan keindahan yang tak dapat ditemukan di negara lain. Demikian halnya di Bengkulu, yang dikelilingi oleh daerah pantai, salah satunya Pantai Jakat, yang berada tak jauh dari pusat kota.

Pantai ini menjadi salah satu obyek wisata andalan yang ramai dikunjungi. Berjarak lebih kurang 1 kilometer, tepatnya di Kelurahan Bajak, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Lokasi wisata ini buka setiap hari dengan jam operasional sejak pukul 8 pagi sampai dengan pukul 6 sore. Walau demikian, pengunjung dapat datang di luar jam tersebut, hanya saja sudah tidak ada petugas parkir yang bertugas.

Harga Tiket Masuk Obyek Wisata Pantai Jakat

Secara resmi, untuk masuk ke lokasi pantai tidak dikenakan biaya alias gratis. Tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit karena lokasinya yang dekat dengan kota dan memiliki pemandangan alam yang indah. Lambat laun, karena semakin banyaknya wisatawan yang datang, pedagang pun bermunculan di sepanjang pantai.

Ada yang membuka kios semi permanen dan ada juga yang berjualan menggunakan gerobak tepat di bibir pantai. Menjadikan gerobak-gerobak ini akan ikut terendam air di kala pasang datang. Selain munculnya pedagang, adanya wisatawan juga membuka kesempatan mencari nafkah lain. Persewaan wahana untuk bermain di pantai pun populer dan banyak diminati oleh pengunjung.

Rute Menuju Lokasi Wisata Pantai Jakat

Lokasinya yang berada dengan pusat kota membuat akses menuju Pantai Jakat tergolong mudah. Utamanya disarankan untuk menggunakan moda transportasi pribadi, karena rute angkutan umum tidak lewat persis di depan pantai. Di sana, kendaraan akan dikenakan tarif parkir sebesar 2000 rupiah untuk motor dan 5000 rupiah untuk mobil.

Baca Juga :   Pantai Pangi : Rute Menuju Lokasi Dan Harga Tiket Masuk

Sementara itu, jika memang tidak ada alternatif moda pribadi, asal mau sedikit berjalan menggunakan angkutan pun tak masalah. Naik saja angkutan kota dengan rute menuju ke Bajak, lalu berhenti di Kampung Bali atau Kampung Bajak. Atau bisa juga berhenti di kawasan kampung di dekat Benteng Malborough.

Obyek Wisata Pantai Jakat

Jika tinggal di sekitar Kota Bengkulu atau tengah berada di sana, tak ada salahnya untuk datang dan mengunjungi pantai ini. Di tambah lagi, dataran pantai yang landai dan ombak kecil membuat Pantai Jakat relatif aman untuk dijadikan sebagai lokasi berwisata bersama keluarga. Berikut adalah beberapa hal yang berkaitan dengan pantai ini:

1. Bentang Laut

Pantai ini berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan dengan bentang geografis taman bawah laut yang berbukit-bukit. Diyakini, kekayaan bawah laut di sepanjang pantai masih terjaga kelestariannya dan dibuktikan dengan hasil kekayaan laut yang melimpah. Penduduk sekitar memiliki mata pencaharian utama sebagai nelayan.

2. Mandi Pantai

Aktivitas mandi pantai adalah salah satu ciri khas masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di daerah pesisir. Ritual ini telah ada secara turun temurun dan awalnya merupakan acara simbolis sebagai bentuk pembersihan diri. Umumnya dilakukan menjelang hari-hari suci dengan harapan untuk menghanyutkan dosa yang dilakukan atapun menghilangkan penyakit.

Tradisi tersebut masih ada hingga sekarang, meski banyak yang melakukannya bukan karena memiliki tujuan tertentu. Mandi di pantai dijadikan sebagai bentuk hiburan sekaligus saat untuk bermain bersama sahabat atau keluarga. Cukup dengan menceburkan diri di Pantai Jakat dan merasakan sensasi tertarik ombak bersama orang terdekat, dijamin rasa penat akan segera hilang.

Baca Juga :   Pantai Jimbaran: Rute Menuju Lokasi Dan Harga Tiket Masuk

3. Pemandangan Lautan Lepas

Enggan berbasah-basahan, maka cukup duduk di pinggir pantai memandangi lautan lepas pun dapat menenangkan pikiran. Salah satu obat stress yang mujarab adalah dengan memandang ke alam terbuka. Coba datang ke pantai ini dan duduk diam setengah jam memandangi cakrawala, dijamin perasaan akan menjadi lebih tenang.

Selain untuk menenangkan pikiran, memandangi lautan dengan duduk diam di pantai juga dapat menjadi sumber inspirasi. Ketika otak dipaksa untuk berpikir keras, biasanya ide justru akan semakin sulit muncul. Karenanya duduk di pantai tanpa memikirkan apa pun mungkin akan menjadi solusi.

4. Sunrise Dan Sunset

Bagi yang senang dengan fotografi atau penikmat golden hour di Bengkulu, tempat ini adalah satu destinasi yang wajib didatangi. Batas garis antara langit dan laut di kala matahari terbit dan tenggelam tampak sangat memukau. Berhiaskan gumpalan awan yang perlahan berubah warna, menjadi pertanda pergantian siang dan malam bumi.

Biasanya di kala senja, pengunjung masih banyak yang berdatangan. Oleh karenanya, jika menginginkan suasana tenang, disarankan untuk datang saat fajar. Sangat disarankan untuk mengabadikan momen sunrise atau sunset yang disaksikan melalui kamera. Pemandangan apik yang terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja.

5. Atraksi Pantai

Bosan duduk diam memandangi pantai atau sedang tak ingin bermain air, maka ada alternatif atraksi wisata pantai yang dapat dilakukan. Penduduk sekitar membuka fasilitas atraksi pantai bagi pengunjung, seperti banana boat, tube (ban pelampung), perahu, sampai jetski. Adapula penyewaan jaket pelampung bagi yang merasa takut untuk masuk ke air.

Tarif yang dikenakan untuk per orangnya untuk fasilitas atraksi berkisar antara 25.000 rupiah sampai dengan 35.000 rupiah. Dengan mengeluarkan sejumlah itu, durasi waktu yang diberlakukan adalah sekitar setengah jam. Harga yang murah karena untuk masuk ke pantai tidak dikenakan biaya apa pun selain parkir.

Baca Juga :   Pantai Sendiki : Rute Menuju Lokasi Dan Harga Tiket Masuk

6. Wisata Kuliner Khas Pesisir

Datang ke pantai tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas daerah pantai. Apalagi kalau bukan hidangan hasil tangkapan laut. Di pinggir pantai banyak pedagang yang menjajakan menu olahan ikan. Menu yang paling dicari tentu saja adalah ikan bakar hasil tangkapan nelayan setempat.

Selain itu, ada pula menu khas pantai lain seperti jagung bakar, pisang bakar, serta es kelapa muda. Ada pula menu-menu yang tengah populer dan memiliki banyak penggemar, misalnya sate ceker serta jajanan dan camilan lain. Untuk masalah harga, jangan khawatir. Semua harga makanan yang dijajakan di sini dijamin murah dan tidak menguras isi kantong.

7. Fasilitas Penunjang

Pemerintah setempat terus berupaya untuk membangun berbagai sarana penunjang wisata. Beberapa yang tampak adalah dengan merekonstruksi bangunan-bangunan yang berada di dekat pantai agar terlihat lebih apik. Selain itu penataan di sepanjang pantai pun terus dilakukan demi menambah kenyamanan bagi pengunjung yang datang.

Pembangunan juga dilakukan pada fasilitas parkir demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung. Dan pantai ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas penerangan berdaya solar, sehingga pantai tetap dapat dikunjungi pada malam hari. Di samping itu, investor pun mulai melirik lokasi wisata ini memiliki prospek yang bagus. Ini dibuktikan dengan adanya hotel serta penginapan di dekat kawasan pantai.

Obyek wisata Pantai Jakat adalah satu contoh lain destinasi wisata yang muncul karena faktor komunikasi. Tempat ini tidak dengan sengaja dipromosikan sebagai lokasi wisata, akan tetapi pengunjung sendiri yang saling ‘merekomendasikan’. Warga dan pemerintah setempat kemudian tergerak untuk memfasilitasi, di samping memanfaatkan peluang sebagai sebuah sumber penghasilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *