Pantai Ora : Rute Menuju Lokasi Dan Harga Tiket Masuk

3 min read

Saat ini masyarakat memilih berkunjung ke wisata-wisata luar negeri. Padahal di Indonesia banyak objek wisata tak kalah menarik, salah satunya Pantai Ora dengan potensi wisata yang mendunia. Lokasi berada di pulau Seram, tepatnya di kecamatan Seram Utara, Maluku tengah. Pantai yang terletak di ujung barat teluk Sawai ini berada disebelah desa Saleman dan desa Manusela. Tepatnya di tepi hutan Taman Nasional Manusela.

Wilayah Pantai Ora tidak memiliki daratan luas karena daratannya berupa tebing atau bukit batu yang curam. Namun pesonanya menakjubkan karena alam di sekitar pantai dibentuk oleh tebing-tebing Sawai yang menjulang, lengkap dengan hutan tropis dan rangkaian pegunungan kawasan Taman Nasional Manusela. Sementara tebing dan teluk Sawai yang mengelilingi pantai terbentuk oleh proses alam tektonik pada zaman purba dari kawah vulkanik yang terbentuk kemudian terendam air laut menjadi teluk Sawai.

Harga Tiket Masuk Pantai Ora

Objek wisata lainnya akan memberikan biaya masuk untuk pengunjung per orangnya. Namun menjejakkan kaki di Pantai ini gratis biaya tiket masuk. Namun pengunjung tetap dikenakan biaya tatkala bermalam di Pantai Ora dengan pengalaman yang indah.

Pengunjung yang bermalam di rumah panggung akan terdengar deburan ombak yang silih berganti. Tentunya memberikan kesan kenyamanan dalam hati dan pikiran, sementara saat pagi harinya secara langsung menyaksikan pemandangan air laut saat membuka jendela kamar.

Untuk tarif menginap dapat dipilih sesuai fasilitas yang ditawarkan, yaitu sekitar Rp. 400.000 per malam untuk tipe rumah darat. Dan Rp. 450.000 untuk rumah panggung dan Rp. 750.00 per malam untuk rumah terapung. Tentunya tarif itu relatif murah dan mudah dicari dibandingkan pengalaman langka yang didapat dari akomodasi pantai ora.

Rute Menuju Lokasi Pantai Ora

Desa Saleman dan Desa Sawai terkenal sebagai Negeri atau desa adat. kedua desa tersebut adalah desa yang mengapit lokasi Pantai ini. pengunjung yang datang dari luar kota wajib menggunakan trasnportasi udara menuju Pantai Ora, tentunya wajib mempersiapkan biaya yang besar agar menikmati keindahan Pantai Ora secara sempurna.

Saat sampai di kota Ambon juga melakukan perjalanan lagi menggunakan kapal Feery dari pelabuhan Hulnara, Tuleho. Kapal Ferry ini memuat kapasitas penumpang 350 kursi menuju pelabuhan Amahai-pulau Seram dengan 2 jadwal setiap harinya.

Untuk Tuleho-Amahai pada pukul 09.00 dan 16.00 dari hari Senin sampai Sabtu. Sementara hari Minggu hanya ada satu jadwal perjalanan pukul 11.00. Adapun jadwal kembali ke Amahai-Tuleho pukul 08.00 dan 14.00 pada hari Senin sampai Sabtu, dan minggu pukul 15.00. Sementara biaya tiket Feryy kelas VIP Rp. 260.000 dan ekonomi Rp. 125.000 untuk sekali jalan.

Menikmati keindahan Pantai Ora belum sampai disitu saja, masih ada perjalanan lagi menuju pelabuhan Desa Saleman yang menghubungkan dengan Pantai Ora. Namun saat ini belum ada transportasi umum, sehingga alternatifnya menyewa kendaraan dengan biaya kurang lebih Rp. 800.000.

Jarak tempuh perjalanan Amahai menuju Desa Saleman sekitar 2,5 jam dengan menyusuri wilayah kota Masohi dan wilayah Teon, Nila dan Serua (TNS) dan melewati lika-liku jalur pegunungan yang eksotik.

Saat mencapai pelabuhan desa Saleman, pengunjung wajib berganti kendaraan selama 15 menit. Kendaraan yang dipakai adalah perahu menuju Pantai Ora dengan harga kisaran Rp. 100.000. Untuk itu wisatawan wajib mengabadikan momen perjalanan melalui foto maupun video, tujuannya agar rasa lelah selama perjalanan akan menjadi bukti dan tersimpan dalam ingatan dan ponsel.

Objek Wisata Pantai Ora

Mengunjungi Pantai Ora tidak akan istimewa tatkala tak menikmati objek wisata di Pantai Ora. Sebagai pengalaman dan kenang-kenangan, pengunjung dapat mencoba beragam objek wisata yang dipaparkan dibawah ini:

1. Wisata Pasir Putih Yang Masih Asri

Pantai Ora memang terpencil, namun lautnya masih lengkap tanpa ada eksploitasi limbah pabrik. Maka itu pasir putih yang dimilikinya masih asri dan jernih dan biru lengkap dengan kekayaan biota laut di perairan sekitar pantai yang masih terjaga. Dengan begitu pengunjung lebih dapat melihat berbagai jenis terumbu karang cantik dan beragam ikan yang berenang bebas.

Wisata ini cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari pengusaha sampai ibu rumah tangga. Alam yang yang eksotik membuat pengunjung serasa menikmati surga dunia tanpa hiruk-pikuk kota. Terlebih lagi bagi traveler yang pekerjaannya mengabadikan perjalanan dan di posting ke youtube, pasti kunjungan ini dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah yang mengalir ke rekening.

2. Tempat Melihatnya Gugusan Bintang

Akhir-akhir ini Indonesia sering mendapat fenomena alam berupa hujan meteor maupun gerhana bulan dan matahari. Sejatinya menikmati fenomena langit akan memberikan kesan tersendiri karena tidak semua orang dapat melihat fenomena langit, termasuk gugusan bintang.

Namun berkunjung ke Pantai Ora menjadi pilihan wisata pantai yang tepat karena di sana dapat melihat gugusan bintang, sunrise dan sunset. Untuk melihat gugusan bintang pengunjung wajib menyempatkan diri bersantai di bibir pantai saat malam hari, dengan pikiran yang fresh ditemani semilir angin laut dapat melihat gugusan bintang secara jelas.

3. Mengeksplor Kegiatan Menggunakan Perahu Motor

Pantai Ora memiliki terumbu karang dengan kontur tipe landai karena lautnya yang dangkal. Ketika air laut sedang surut terumbu karang dapat dilihat hanya menggunakan perahu motor tanpa harus menyelam. Bulu babi (Sea Urchin Echinoidea) dan bintang laut berduri (Acanthaster planci) dan beragam hewan laut masih terdapat di laut Pantai Ora.

Selain itu kegiatan snorkeling dapat dilakukan si lokasi sekitar tebing, hal itu menjadi kegiatan langka dan mengasyikkan. Penggunaan perahu motor juga didapat dilakukan untuk berkeliling (island hooping) ke beberapa pulau kecil di Teluk Sawai sekitar 40 menit.

Pengunjung juga dapat mengunjungi Mata Air Belanda (Dutch springs) yang berupa sungai kecil yang mengalir dari gunung dan bermuara di pantai Teluk Saleman. Mata air itu dinamakan mata air belanda karena dahulu Belanda menemukan sumber mata air di tepi pantai yang airnya dingin dan rasanya tawar.

4. Tempat Klasik Prewedding Dan Bulan Madu

Zaman modern prewedding identik dengan swafoto langka dan unik. Calon pengantin rela pergi ke luar negeri maupun ke tempat berbahaya agar hasil prewedding sempurna dan cocok untuk dibagikan. Namun kini calon pengantin dapat memilih Pantai Ora sebagai tempat prewedding, calon pengantin dapat menjelajahi laut maupun melakukan beragam kegiatan unik yang disuguhkan Pantai Ora.

Selain itu Pantai Ora dapat dijadikan tempat bulan madu, pengantin baru pasti menginginkan waktu hanya berdua saja dengan pasangan. Untuk itu Pantai Ora menjadi pilihan tepat karena dapat menikmati eksotiknya pantai ora tanpa ada rasa malu dan keluarga yang mengganggu.

Menikmati wisata pantai klasik sekelas Hawai dengan privasi seperti bangsawan bukan lagi hal sulit. Hal itu karena Indonesia mempunyai beragam wisata pantainya termasuk pantai ora yang merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki Maluku. Dengan kekayaan dan eksotiknya pantai ora, menjadikan sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar, baik dari sektor pariwisata maupun ekonomi.

5. Beach Resort Primadona

Pantai Ora memang tidak menyuguhkan warung-warung handal seperti objek wisata lainnya. Hanya ada Beach Resort sebagai fasilitas di pantai ora, tetapi untuk penginapannya beragam dan unik. Yaitu akomodasi penginapannya berbentuk rumah panggung diatas laut yang kebanyakan milik penduduk setempat. Walaupun akomodasi penginapan tidak mewah namun memberi pengalaman tersendiri yang tidak ada di perkotaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *