Tempat Wisata Kuliner Di Jogja Yang Wajib Dikunjungi

3 min read

tempat wisata kuliner di jogja

Selain penginapan dan jasa, kuliner menjadi salah satu penunjang suatu daerah kepariwisataan. Untuk dapat menikmati objek wisata secara maksimal, para wisatawan tidak ingin direpotkan dengan mencari menu yang tidak sesuai selera. Maraknya bisnis kuliner di tempat-tempat wisata, khususnya Jogja menunjukkan bisnis ini sangat mempengaruhi kunjungan wisatawan maupun bagi para penjual itu sendiri. Ini dibuktikan dengan berkembangnya tempat wisata kuliner di Jogja yang berbanding lurus dengan perkembangan wisata di kota Gudeg tersebut.

Jogjakarta sebagai salah satu kota pariwisata yang ramai pengunjung sepanjang tahun, berusaha membenahi fasilitas yang telah ada. Selain kaya akan wisata alam dan budaya, Jogja dikenal sangat variatif dalam menyajikan berbagai kuliner bagi para wisatawan.

Tempat Wisata Kuliner Di Jogja

Jogja yang juga dikenal sebagai Kota Gudeg karena memang menu ini merupakan makanan khas Jogja. Tapi ternyata tidak hanya gudeg yang menjadi daya tarik wisata kuliner kota ini. Berikut daftar tempat wisata kuliner di Jogja yang wajib dikunjungi :

1. Angkringan Lik Man

Angkringan Lik Man Yogyakarta

Angkringan Lik Man sudah sangat familiar bagi warga Jogja sebagai tempat bersantai dan berkumpul. Di tempat yang berlokasi di Jl. Wongsodirjan, Jogjakarta 55271 ini terkenal dengan kopi jossnya. Tidak seperti kopi pada umumnya, kopi joss disajikan dengan menambahkan arang. Seperti angkringan pada umumnya, disini juga menyediakan sego kucing dan aneka gorengan.

2. Gudeg Pawon

gudeg ampela jogja

Tempat wisata kuliner di Jogja berikutnya adalah warung gudeg Pawon yang terletak di Jl. Janturan no 36 Umbulharjo. Warung gudeg ini buka setiap hari mulai pukul 22.00 – 24.00 wib. Dengan kisaran harga mulai Rp 11000 s/d Rp 24000 anda dapat memilih nasi gudeg krecek dengan lauk telor atau ayam.

3. Sate Klathak Pak Pong

sate klathak pak pong01

Sate klathak adalah sate yang terbuat dari daging kambing muda. Jika biasanya sate dipanggang menggunakan tusuk bambu, sate khas Jogja ini menggunakan ruji sepeda untuk memanggang daging. Ini dilakukan supaya kematangan daging lebih merata luar dalam.

Selain sate, warung Pak Pong yang terletak di Jl. Stadion Sultan Agung ini juga menyediakan olahan daging kambing lainnya seperti tongseng atau kicik. Untuk satu porsi sate klathak, nasi dan segelas teh panas, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar 27000 rupiah saja.

4. House of Raminten

House of Raminten merupakan rumah makan bernuansa Jawa yang sangat kental. Mulai dari ornament, desain interior, pelayan hingga menu makanan di tempat ini sangat menggambarkan kekhasan Jawa.

House of Raminten berlokasi di Kotabaru, Gondokusuman Jogjakarta yang buka selama 24 jam. Di rumah makan tradisional ini menyediakan beraneka ragam makanan khas Jawa seperti sego gudeg, sego kucing, nasi liwet, rawon dan sebagainya.

5. Manggar Manding

Selain House of Raminten, wisata kuliner di Jogja yang mengusung tema Jawa Tradisional juga ada di Manggar Manding. Rumah makan ini berada di Jalan Parangtritis Km 11,5 Bantul Jogjakarta.

Pilihan menunya beraneka ragam seperti bothok, nasi goreng dan gudeg Manggar special. Dikatakan special karena gudeg Manggar terbuat dari bunga kelapa sehingga memiliki rasa yang gurih.

6. Brongkos Warung Ijo Bu Padma

Tempat wisata kuliner di Jogja selanjutnya menyajikan sayur brongkos sebagai menu utamanya. Brongkos sendiri adalah olahan daging sapi dengan bumbu kluwak yang mana dulunya merupakan makanan para priyayi. Namun sekarang menu ini dapat dinikmati oleh semua kalangan dengan harga sebesar Rp. 13,000 rupiah per porsi.

Sesuai namanya, warung makan yang berada di Pasar Tempel, Sleman DIY ini cukup mudah ditemukan karena warungnya yang dicat hijau.

7. Kafe My Kopi O

Kafe My Kopi O merupakan salah satu tempat wisata kuliner di Jogja yang sedang hits di kalangan anak muda. Selain letaknya yang strategis di Jl. Candrakirana no 21 Jogjakarta, menu yang ditawarkan pun beraneka ragam.

Salah satu yang menarik yakni nasi kerabu ayam percik yang mana nasi pada menu ini berwarna biru. Warna biru tersebut dihasilkan dari bunga telang yang dimasak bersama nasi. Selain warnanya yang unik, rasanya cukup nikmat dengan tambahan ayam percik dan beberapa potongan sayur.

10. Nasi Ayam Pelangi Di Angkring Jentik

Sesuai namanya, nasi pelangi disajikan secara unik berbentuk hati dengan beberapa lapisan warna seperti kuning, biru, hijau, dan merah muda. Selain itu juga dilengkapi dengan ayam goreng setan sebagai lauk dan acar. Menu kekinian ini dapat ditemukan di Angkring Jentik yang berlokasi di Jl Selokan Mataram no. 99 Seturan Kabupaten Sleman. Untuk menikmati seporsi nasi pelangi dan segelas wedang ronde, kamu hanya membayar sebesar Rp 21000 saja.

11. Bakso Hitam

Masih bertema menu makanan warna warni, kali ini ada bakso hitam yang tak kalah popular. Dari segi warna, bakso buatan Sigit Prihanto ini memang sedikit aneh. Dimana warna hitam pada bakso yang timbul karena campuran active charcoal saat penggilingan daging. Meskipun demikian, resep tersebut terbukti aman dan halal. Terdapat berbagai varian rasa yang disebut Chok Judes yakni rasa coklat, keju, dan pedes.

12. Ayam Nangkring

Dinamakan ‘ayam nangkring’ karena penyajiannya yang tidak biasa. Seekor ayam utuh yang telah di panggang dan dibumbui disajikan di atas kaleng dengan posisi seperti sedang nangkring. Ayam bakar ini disajikan bersama sosis, jagung manis, kentang dan sambal barberque.

Untuk mencoba menu ini kamu dapat datang ke Jl. Pakuningratan No 19 Kranggan Jogjakarta mulai pukul 11.00 – 22.00 wib. Tersedia menu paket untuk 2 hingga 4 orang dengan harga masing – masing Rp 40000 sampai Rp 70000.

13. Kafe Mimilk Susu

Bagi pecinta keju, Mozarella Caron Dog merupakan camilan yang paling tepat untuk dicoba. Kuliner ini dapat ditemukan di kafe Mimilk Susu yang berlokasi di Jl. Nusa Indah No 37 Kota Sleman DIY. Ada beberapa varian rasa yang dapat dipilih seperti original, barbeque, pedas manis, pedas asin, atau original sweet sugar.

14. Soto Bathok Mbah Katra

Jika sedang berlibur di Jogjakarta tidak ada salahnya mampir ke Sautho Bathok Mbahn Katro yang berada di desa Purwomartani, Sleman. Kesan pertama yang menarik adalah penyajian kuah soto yang dituangkan ke dalam tempurung kelapa. Dari tempurung kelapa atau bathok tersebut, rasa kuah soto terasa lebih gurih. Tentu saja dengan bumbu khas dan daging sapi yang diolah secara tradisional.

Satu porsi soto bathok Mbah Karso disajikan dengan nasi, tauge, irisan daun seledri, sambal kecap dan perasan jeruk nipis. Selain menikmati soto para pelanggan juga disuguhi pemandangan hijau persawahan.

Dengan menu yang beraneka ragam lahir dari kekayaan dan keragaman masyarakat Jogja, berbagai macam tempat wisata kuliner di Jogja menjadi bukti totalitas warga setempat dalam menjaga kredibilitas kotanya. Mereka yakin bahwa jati diri yang paling berkesan bagi para pengunjung tidak hanya dari apa yang mereka lihat, tetapi dari apa yang mereka rasakan. Salah satu caranya adalah dengan kuliner setempat. Semoga pembaca sidoharjo.com dapat mendapatkan referensi yang tepat ketika mencari informasi makanan di Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *