Fungsi pemutar musik yang kita kenal berubah setelah iTouch muncul. Dengan adanya kompabilitas dari touch screen dan Wi-Fi, dijamin bisa memuaskan hasrat musik kita. Gadget ini merupakan evolusi gabungan antara iPod dengan iPhone. Jadi alat ini bisa berfungsi sebagai pemutar lagu bak iPod yang bisa menyimpan beribu-ribu lagu, dan memiliki konektivitas internet layaknya iPhone.
Layar sentuh dari iTouch memiliki persamaan dengan kepunyaan iPhone. Mulai dari karakteristik tombol utama sampai kepada tombol aplikasinya. Maka dari itu aplikasinya tidak jauh beda, tetap ada yang namanya folder Musik, Video, Foto, iTunes, Safari, YouTube, Kalender, Kontak, Jam, Kalkulator, dan Setting.
Berbeda dengan pemutar musik portabel yang beredar di masyarakat, iTouch memiliki konektivitas Wi-Fi 802. b/g dan Safari browser. Sehingga Anda bisa melakukan pembelian lagu-lagu kesayangan dimana saja melalui koneksi web iTunes.
Selain itu, iTouch menguntungkan bagi pengguna yang hobi nongkrong di kafe, di Starbuck khususnya. Karena di situ kita bisa men-download berbagai musik yang disediakan oleh pihak kafe.
Apabila sedang berada di sekitar kafe tersebut, logo dari Starbuck akan muncul sebagai tombol. Dengan menyentuhnya, berbagai musik yang tersedia dan sedang diperdengarkan di cafe tersebut bisa dibeli tanpa harus berada tepat di sana.
Namun sayangnya untuk sementara fitur ini hanya akan tersedia di beberapa kota tertentu saja. Well, yang penting harga dari barang canggih ini lumayan terjangkau, yaitu 2 jutaan untuk kapasitas 8 giga dan 3 jutaan untuk yang berkapasitas 16 giga.
Spesifikasi :
- Layar : 8.9 cm
- Resolusi Layar : 480×320 pixels pada 63 ppi
- Metode Penggunaan : Mode layar sentuh
- Sistem Operasi : OS X
- Kapasitas Penyimpanan : 8 atau 16 giga
- Wi-Fi : 802.11.b/g
- Dimensi : 110×61.8×8 mm
- Berat : 120 gram